Dulu kau sejukkan jiwa ini dengan canda tawa dan duka
Kemana kita pergi selalu ada hadirmu
Kau berikan kenangan yang tak terlupakan
Kau hadir disaat aku tergeletak lemah
Kau berikan isyarat untukku agar melangkah maju
Namun kini kau telah pergi
Dan mungkin ini adalah jalan terakhir bersama kita
Dan aku hanya bisa berucap "Selamat Jalan Kawan"
Mimpimu akan tercapai dan kita akan bertemu esok
Label: Puisi Ku
Tapi kenapa kita hanya diam melihat wilayah kita diotak - atik negara malaysia??? Kalo menurut saya PERANG aj boz... CZ DULU KITA MERDEKA BUKAN DARI HASIL DIBERI SAJA TAPI LEWAT PEPERANGAN, APAKAH KITA MAU MENGKHIANATI JASA PAHLAWAN KITA DULU YANG MEREBUT KEMERDEKAAN INI??????????
Label: INDONESIA
Malam ku di Malang Tempoe Doeloe
Pertama sich paz aku denger dari temen kos ku kalo di Malang pada tanggal 21 - 24 Mei 2009 ada acara klasik yaitu Malang Tempoe Doeloe ( MTD ). Dan katanya sich tu acara seru banged n banyak nampilin sosok – sosok karakter kuno atau boleh dibilang jadul dan dari nama acaranya aja udah bisa kita tebak gimana acara tu berlangsung. Wadugh denger ceritanya aja aku pengen lihat n ikut gabung dalam acara itu.
Tak berselang lama pun ada sms dari cewekq n ternyata dia juga sama halnya dengan ku yang pengen banged lihat tu acara n ikut gabung dalam acara itu. Truz akhirnya qta langsung aja meluncur ke kota bunga tu ( kota malang maksudnya ) n hari tu paz hari sabtu tanggal 23 Mei 2009.
Setelah nyampai qta jalan – jalan bentar truz paz malemnya qta jalan – jalan ke Malang Tempoe Doeloe ( MTD ) meskipun hujan gerimis yang mengguyur kota malang, qta pun tetap berniat untuk ke event tersebut. Qta pun kesana sambil bawa payung gitu. Aducgh jadi malu ney dilihatin orang.. he..he..he.. namun tak disangka yang qta pikir sepi cz malam tu kan gerimis eh nggak taunya rame banged. Jalan pun harus merambat n tak ada celah sedikitpun untuk melihat sana – sini secara bebas. Disana qta melihat pedagang yang khas dengan tempoe doeloe banged mulai dari penjual sampai barang yang di jual. Selain itu disana juga banyak banged orang – orang yang memakai pakaian ala tempoe doeloe, jadi seperti jaman dulu banged. Nyesel rasanya aku nggak bisa dokumentasiin tu event cz qta cuman ada kamera hp n pada malam hari gambar kurang baik jika melakukan foto.. hehehe... maklum hpnya juga ngikutin jadul.. hahaha... aku n cewekq seneng banged bisa jalan – jalan n ikut dalam event tu, apalagi tu event hanya datang 1 tahiun sekali.
Mungkin dengan acara seperti itu kita dapat mengenang jasa – jasa para pahlawan dan melestarikan budaya dan kuliner asli Indonesia. Aku bangga sekali dengan acara yang diselenggarakan. Semoga kita tidak melupakan warisan budaya asli Indonesia. Jaya terus Indonesia ku!!!!!!!!!!!!!!!
Label: Indonesia event
Hampa
Aku tak mengerti untuk apa aku disini.
Aku tak tahu apa tujuanku disini.
Diriku hampa.
Tak mampu berucap dan berbuat.
Datang dan berjuang tanpa ada hasil.
Kebanggaan hanya menjadi pengkhianatan.
Hidupku bagai debu kotor dijalan.
Tuhan mengapa kau berikan semua ini untukku???
Atau semua ini layak untukku????
Disini aku terdiam.
Mengenang semua yang telah hancur.
Aku menyesal dengan ini.
Tapi aku takkan berhenti sampai disini.
Dan aku akan selalu berusaha untuk yang terbaik.
Label: Puisi Ku
Jeritan Pahlwan
Telah habis pertumpahan darah untuk kemerdekaan negara ini dan telah banyak juga korban dan para pahlawan yang gugur di medan perang untuk menjaga keutuhan Ibu Pertiwi. Pagi, siang dan malam mereka bergerak untuk melawan penjajahan di tanah air ini tanpa ada peduli sedikitpun peduli terhadap jiwa raganya dan hanya satu yang timbul dibenak mereka yaitu Indonesia Merdeka. Mereka tetap bersemangat dan semangat untuk merebut Indonesia kembali. Hidup dan tenaganya pun hanya untuk Indonesia.
Tapi setelah sekian lama Indonesia Merdeka tak ada lagi yang peduli dengan negara ini. Mereka berlomba – lomba mengais keuntungan untuk dirinya bahkan keluarga tanpa memperdulikan lagi dengan orang sekitar dan alam. Yang ada dibenak mereka hanyalah uang dan harta yang sebanyak – banyaknya serta hidup makmur dan sejahtera. Jasa para pahlawan untuk Indonesia mungkin hanya sebatas wacana yang sudah terkubur dalam – dalam oleh kebangsatan orang – orang yang mementingkan hidupnya dan kroni – kroninya saja. Apakah ini yang dinamakan pahlawan Indonesia yang baru ???? Apakah ini yang dimaksud dengan pergerakan sistem yang lebih maju???. Aset – aset bangsa telah dijual ke bangsa lain demi keluarga. Pulau – pulau Indonesia telah diberikan ke negara tetangga. Budaya daerah kita pun telah lenyap dengan adanya siaran – siaran yang hanya mementingkan sebuah hiburan dan memanjakan para penontonya. Mungkin siaran tentang pengetahuan hanya sekitar 20 %nya saja per hari. Anak – anak Indonesia pun banyak yang tidak mengetahui lagu – lagu wajib serta nama – nama pahlawan Indonesia yang berjuang penuh untuk Indonesia. Mereka hanyut dengan keindahan – keindahan cinta yang banyak muncul di tv dan mereka lebih hafal dan mengenal artis – artis tv dan lagu – lagu peterpan, ungu atau apalah.Salah siapakah jika budaya kita diakui oleh negara lain??? Sedangkan kitapun tak peduli dengan budaya – budaya tersebut dan bahkan tak jarang jika seseorang menggunakan budaya tsb di masyarakat, mereka disebut dengan masyarakat kuno / jadul atau nggak gaul. Apakah kita harus melupakan budaya serta jasa pahlawan??? Apakah dengan begini Indonesia dapat lebih maju???? Apa balasan kita untuk para pahlawan yang dulu mati – matian merebut Indonesia dari penjajah????.
Label: INDONESIA
Satelit Indostar II
Untukmu Ibu Pertiwi Ku
Kita patut bangga dengan perkembangan Indonesia saat ini yang dapat mengirimkan satelitnya untuk mengorbit ke angkasa. Mungkin dulu Indonesia bukanlah negara produsen yang hanya mengandalkan perkembangan IT dari negara lain, tapi dengan di luncurkanya Satelit Indostar II ini merupakan langkah awal bagi bangsa Indonesia untuk menunjukkan keberhasilan di bidang ITnya. Yang sangat – sangat berguna bagi warga Indonesia pada khususnya dan warga l
ain bagi umumnya.
Indonesia telah meluncurkan sebuah satelit Indostar II yang berfungsi agar penyiaran televisi di Indonesia semakin luas bahkan dapat menjangkau penyiaran televisi – televisi di seluruh dunia. Satelit Indostar II ini berhasil diluncurkan di landasan pacu Baikonur Kazakhstan. Satelit ini berhasil dibawa oleh roket Proton Breeze M dan akan mengorbit di ketinggian 35.786 km dan berlokasi 107 oBujur Timur ( BT ). Indostar II merupakan satelit yang memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan sebelumnya, Indostar I. Melalui 10 S-Band transponder, yang bisa melayani sekitar 120 channel dengan teknologi MPEG-2 dan 140 channel dengan teknologi MPEG-2 dan MPEG-4, yang diyakini tahan terhadap cuaca seperti hujan besar selain itu Indostar II ini adalah satelit yang akan menggantikan Indostar I yang akan habis masa berlakunya. Indostar II memiliki lifetime selama 15 tahun.Mungkin dengan diluncurkanya satelit Indostar II ini masyarakat Indonesia dapat menambah wawasanya terhadap dunia luar dan semakin tambah berilmu. Terima kasih PT. MNC Sky selaku pemilik satelit. Semoga satelitmu ini berguna untuk masyarakat Indonesia dan membawa Indonesia bangkit dan bertambah maju. Dan saya harap kemajuan Indonesia tidak melupakan dengan kebudayaan Indonesia.
Label: Indonesia Punya

Semakin banyak lagi orang - orang Indonesia yang cerdas serta kreatif sehingga mempunyai banyak memberikan kontribusinya bagi negara Indonesia. Indonesia seharusnya lebih bangga lagi dengan adanya penemuan oleh sorang waga Nganjuk yang dapat menemukan bahan bakar "BLUE ENERGY". Penemuan ini sangat menggemparkan warga barat dan penduduk Indonesia.
Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.
Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007.
"Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ.
Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy.
Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu juga akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali.
"Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga.
Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan, Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15 kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer, hanya butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu.
Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember mendatang.
"Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi tidak. Coba saja," tantangnya.
Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut.
Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa pakai," tandasnya.
Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. "Mobilnya malah semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga.
Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001.
Label: Indonesia Punya

Ini adalah salah satu gebrakan bagi negrara - negara besar sekaligus sebagai kebanggaan bagi Indonesia. Indonesia telah dapat membuat panser yang diberi nama "ANOA". Penemuan ini adalah suatu barometer bagi teknologi Indonesia. Tentunya Indonesia tak mau kalah dengan negara - negara lain yang banyak membuat peralatan senjata untuk pertahananya. Mungkin dengan pembuatan panser ini pertahanan Indonesia bisa semakin kuat dan dapat melawan musuh - musuh yang akan merusak Indonesia.
PT Pindad memperkenalkan Anoa, panser produksi mereka, kemarin (27/2). Mencomot nama mamalia khas Sulawesi, tampilan Anoa tidak kalah sangar dengan panser sejenis dari Eropa dan Amerika. Panser beroda enam karya anak bangsa itu diproduksi untuk mewujudkan kemandirian di bidang alutsista oleh Departemen Pertahanan (Dephan).
Radar Bandung (Jawa Pos Group) melaporkan, Dephan menyerahkan 20 unit tank Anoa kepada Mabes TNI untuk kebutuhan pasukan TNI-AD kemarin. Di antara 20 panser itu, 17 tank berjenis panser pengangkut pasukan (armor personal carrier), 2 kendaraan jenis komando, dan 1 unit ambulans. Sebanyak 20 panser itu merupakan bagian awal nota kerja sama Dephan dengan PT Pindad untuk pengadaan panser produksi dalam negeri.
Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Dephan Marsekal Muda Eris Herryanto menargetkan, pada tahun ini sisa 134 panser bisa diselesaikan PT Pindad. ”Nilai kontrak untuk 154 panser itu Rp 1,129 triliun. Dananya diambil dari APBN,” ujarnya di Kantor PT Pindad, Bandung, kemarin.
Apa saja kelebihan Anoa? Dirut PT Pindad Adik A. Soedarsono mengungkapkan, untuk ukuran panser, Anoa terbilang cukup cepat. Kendaraan tempur (ranpur) itu mampu melaju hingga 90 km per jam. Anoa juga mampu melompati parit selebar 1 meter dan melahap tanjakan dengan kemiringan 45 derajat.
Seluruh bodi Anoa dilapisi baja tahan peluru. ”Apabila diberondong senapan AK-47 atau M-16 sih dijamin tidak bakal tembus,” jelas Adik. Selain itu, Anoa dibekali sistem navigasi generasi terbaru dan alat komunikasi anti jamming.
Sayang, PT Pindad belum sepenuhnya mandiri. Beberapa komponen masih dicomot dari pabrikan Renault di Prancis. ”Untuk mesin, automatic transmission, dan suspensi masih didatangkan dari Renault,” ujar Adik. Selain mesin, baja pada 30 panser pertama diimpor dari luar. ”Tetapi, selanjutnya PT Krakatau Steel siap memenuhi kebutuhan baja Anoa,” lanjutnya.
Ranpur tersebut bisa digunakan untuk bermacam fungsi. Mulai pembawa pasukan, kendaraan komando, hingga rumah sakit berjalan di medan tempur. Persenjataan yang sudah terpasang adalah senapan mesin 7,62 mm dan 12,7 mm untuk varian infanteri dan Automatic Grenade Launcher (AGL) 40 mm untuk varian kavaleri.
Meskipun baru saja dibuat, Anoa sudah dilirik militer asing. Adik menyebutkan, Nepal adalah negara yang mengincar ranpur itu. Sayangnya belum ada kata sepakat.”Mereka minta yang varian 4 x 4. Sedangkan kita fokus dulu pada yang 6 x 6, ujarnya. Nepal membutuhkan panser bagi pasukan perdamaian Nepal yang akan dikirim ke Kamerun untuk bergabung bersama pasukan perdamaian PBB.
”Mereka butuh untuk digunakan pada pertengahan tahun ini,” ujar Adik. Biarpun masih berteknologi sederhana, PT Pindad tetap berharap agar Anoa membuat Indonesia bisa dikenal sebagai negara penghasil panser. Di harapkan, Anoa made in Bandung bisa laris di pasaran militer dunia. Tidak kalah dengan BTR dari Rusia dan Mowag dari Swiss.
Selamat berjuang dan berkarya anak bangsa. Semoga Indonesia bisa lekas mandiri dan tidak selalu bergantung pada pihak asing.Label: Indonesia Punya
INDRA : Radar Maritim Pertama Buatan Indonesia
Potensi kejahatan di lautan di Indonesia cukup besar, terlebih dengan jumlah kepulauan yang ribuan banyaknya dan juga sumber alam yang besar. Namun berbalik 180 derajat dengan kemampuan pengamanan dan pengawasannya, dimana kapal patroli jumlahnya tidak sebanding dengan kebutuhan minimal essential force sebuah negara seperti Indonesia. Miris rasanya mendengar negara kita yang dilecehkan kekuatannya oleh negara-negara lain, bahkan oleh negara kecil seperti Singapura yang luasnya tak lebih luas dari Jabodetabek sampai berani mengusir pesawat patroli maritim TNI AL. Padahal pesawat berada diwilayah udaranya sendiri, dan masih belasan mil dari batas wilayah udaranya. Cerita ini pernah di utarakan pilot CN-235 MPA saat saya temui di Indo-Defense 2008 lalu. Belum lagi cerita jamming peralatan radar dan komunikasi yang mereka lakukan saat latihan gabungan TNI di Sangatta, Kaltim. Atau cerita miring seputar hibah radar pantai dari AS yang dipasang di Alur Laut Kepualauan Indonesia (ALKI), cerita lainnya.
Satu kata kunci yang harus mampu dilakukan oleh bangsa ini, yakni 'MANDIRI'. Dalam segala hal baik Ekonomi, Hankam, Kesejahteraan, Sosial dan lainnya. Generasi penerus harus bisa lebih maju. Janganlah kita mensejahterakan negara lain sebelum negara kita sendiri sejahtera. Kita negara besar, negara kaya akan sumber daya alam dan manusianya. Tentunya kita tidak ingin negara kita jadi miskin ditengah kekayaan yang kita punya.
Radar Maritim
Radar sebagai perpanjangan mata dalam mengawasi situasi dan kondisi di lapangan sangat besar manfaatnya. Paling tidak inilah solusi dalam mengatasi keterbatasan anggaran pembelian armada laut yang mahal harganya INDRA (INDonesia RAdar) adalah sebuah radar maritim buatan anak bangsa yang dibuat untuk dapat diaplikasi di kapal dan pantai.Pengembangan radar ini memanfaatkan Frequency Modulated Continous Wave (FMCW), yaitu suatu teknologi canggih yang menghasilkan jarak jangkauan radar dengan daya pancar sangat rendah (2 watt). Dan semuanya dapat terintegrasikan dengan sistem pertahanan dan keamanan nasional. Radar INDRA pernah diujicobakan pada 24 Oktober 2008 lalu di pantai Cilegon, Banten. Ujicobanya juga disaksikan oleh Dinas Litbang TNI AL. Dalam ujicoba ini INDRA berhasil membuktikan kemampuannya mendeteksi dan mengukur jarak sebuahkapaldenganakurat. Dalam proses pembangunan dan pengembangan radar INDRA, beberapa institusi dalam negeri juga turut membantu seperti : PPET-LIPI, ITB, UI dan IDE. Dalam kerjasama ini Litbang INDRA dilakukan sepenuhnya oleh Insinyur-Insinyur terbaik Indonesia. Dengan diluncurkannya INDRA, Indonesia telah berhasil membuat radar sendiri dengan keunggulan yang mampu bersaing dengan radar buatan luar negeri. Saatnya kita berbangga dengan terobosan yang dilakukan anak bangsa, yang mampu menjawab secara akurat masalah dan ancaman wilayah perairan yang dihadapi dari negara parasit layaknya Draculla penghisap sumber daya alam kita yang kaya rayaLabel: Indonesia Punya
JOMBANG KU
( IJO – ABANG )
Jombang berasal dari kata Ijo – Abang yang berarti di Jomabang itu terdapat dua golongan warga yaitu warga Ijo ( Santri ) dan Abang ( tokoh bangsawan ).Jombang biasa dikenal dengan kota santri karena di kota Jombang terdapat banyak pondok – pondok pesantren. Pesantren yang terkenal adalah Pondok ”Pesntren Tebu Ireng”, pondok ini terkenal hingga seluruh Indonesia bahkan mancanegara dan salah satu tokoh yang terkenal didalamnya adalah KH. Hasyim Asyari dan beliau adalah ayahanda dari seorang mantan presiden RI yaitu ” Abdul Rahman Wahid atau terkenal dengan sebutan ”Gus Dur”. Jombang juga banyak memunculkan tokoh – tokoh yang mencuat di ibu kota yaitu Cak Nur atau Nur Kholis Madjid, dan Emha Ainun Nadjib atau biasa disapa Cak Nun biasanya beliau menggelar pengajian yang biasa disebut dengan pengajian ”Padang Bulan”. Mungkin ada juga tidak lagi asing dengan nama Jombang yang banyak memunculkan tokoh – tokoh kontroversial juga misalnya ” Ryan ” seseorang yang dikenal dengan Si Jagal asal Jombang dan baru – baru ini yang banyak menggemparkan warga sekitar Jombang bahkan Indonesia sampai dengan mancanegara yaitu ” Ponari ” sidukun kecil yang konon katanya dapat menyembuhkan bermacam – macam penyakit.
Jombang letaknya sangat strategis karena Jombang dikelilingi oleh daerah – daerah pariwisata misalnya disebelah Utara terdapat Wahana Bahari Lamongan ( WBL ) yang daerahnya berbatasan langsung dengan kota Lamongan. Disebelah Barat terdapat Wisata Gunung Kelud ( Kediri ) dan Berdekatan langsung dengan Wisata Air Terjun ( Nganjuk ). Disebelah Selatan terdapat Kota Wisata sekaligus Kota Pelajar yaitu Kota Malang yang terkenal Dengan Wisatanya Jatim Park dan Batu Night Specktakuler. Dan disebelah Timur berbatasan dengan daerah Pengrajin patung dan daerah wisata candi ( Mojokerto ).
Tau gak sich??? Warga Jombang tuch beraneka ragam logat bahasanya lhow. Tapi yang pasti tuch Bahasa Jawa Lhow, yaitu warga Jombang bagian Utara hingga Jombang kota menggunakan bahasa jawa yang belogat seperti bahasa jawa yang umumnya dipakai oleh warga surabaya yaitu Bahasa jawa yang kasar. Dan disebelah Barat biasanya menggunakan bahasa jawa halus yang mengadopsi atau terkena akulturasi budaya dari bahasa daerah Nganjuk. Di Jombang juga terdapat suku pelarian lhow dan sekarang menetap di daerah Jombang dan tepatnya di daerah sekitar sudut Utara Jombang yang lebih tepatnya di kecamatan Kabuh Jombang. Suku yang menetap di tempat itu adalah ” suku Manduro”. Suku tersebut adalah sebuah suku yang berasal dari daerah Madura Jawa Timur dan sekarang menetap di kecamatan Kabuh Jombang.
Kalau menurut saya yang lahir dan dan besar di Jombang. Jombang tuch kotanya nggak seramai kota besar yang ada seperti Surabaya atau yang lainya. Tapi, Jombang juga nggak terlalu sepi kog jadi kita bisa hidup tenang lah atau sesuai dengan slogan kota Jombang yaitu ” Jombang Beriman” yang menurut artinya Jombang tu kotanya Bersih Indah dan Nyaman. Bangunan yang mengingatkan orang akan kota Jombang atau bahkan menjadi bangunan kebanggan warga Jombang adalah ”Ringin Contong” . yaitu sebuah tandon air yang menjadi taman dan berdiri juga pohon ringin yang besar disebelahnya. Bangunan tersebut merupakan bangunan kuno dan pantas menjadi sebuah peninggalan yang tak layak untuk dirobohkan. Siapa sich yang nggak kenal dengan Ringi Contong??? Semua warga Jombang baik yang masih tetap di Jombang atau sudah pergi atau keluar Jombang yang tidak mengenal ”Ringin Contong”.
Label: Jombang
